Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

Posted on

Sebenarnya saya nggak tahu arti sebenarnya witing tresno jalaran soko kulino. Yang saya tahu artinya yaitu bahwa cinta itu dikarenakan dari kebiasaan. Cinta itu tumbuh dari terbiasa.

Biasanya ini muncul di dalam dialog film, cerpen, novel, dll. Biasanya juga yang mengatakan orang jawa. Dan biasanya ceritanya tentang orang yang tadinya tidak jatuh cinta, lalu jadi jatuh cinta karena terbiasa ngapa-ngapain bareng.

Tapi kayaknya saya mengecewakan kalian. Karena saya sedang tidak membahas cinta dua orang manusia, baik yang LDR, DSR, SLR, maupun DSLR. Tapi lebih ke hasil perenungan saya saat sedang mengendarai motor.

Ya, saya memang sering merenung atau lebih tepatnya melamun saat mengendarai motor. Mengapa? Karena saya belum punya helikopter. Kayaknya lebih enak ngalamun saat naik helikopter. Tapi ini jangan ditiru jika kalian bukan professional yang sudah berlatih bertahun-tahun.

Dari hasil perenungan eh pelamunan saya. Ternyata kalimat witing tresno jalaran soko kulino adalah teori. Tresno = Kulino. Cinta = Kebiasaan. Dan bisa dibalik. Kulino = Tresno. Kebiasaaan = Cinta. Jadi, bagaimana caranya mencintai sesuatu yang mulanya tidak kita suka yaitu dengan membiasakannya.

Mungkin kalian juga pernah dengar kalimat “Bisa karena biasa.” di suatu tempat. Lagi-lagi ini masalah kebiaasaan. Dan ini bisa dijadikan jurus. Bagaimana caranya supaya cinta hal-hal baik yang tidak kita suka? Ya dengan membiasakannya. Contoh mudahnya, kita tahu bahwa bangun pagi itu baik. Tapi kita tidak suka. Caranya biar suka bangun pagi ya tinggal biasakan bangun pagi setiap hari.

Ini juga bisa digunakan untuk hal lain. Bagaimana supaya kita cinta dengan matematika. Ya biasakan berhubungan dengan matematika. Bagaimana supaya kita cinta dengan yang namanya ibadah? Ya biasakan ibadah. Dan ini juga bisa dijadikan jurus untuk menaklukan orang yang kalian taksir. Ciye. Menaklukan orang yang kita taksir.

Gimana caranya??? Pengen tahu??? Kasih tau nggak ya??? Hehehe. Seneng banget kayaknya kalau mbahas ginian. Oke deh saya kasih tahu. Caranya ya biasakan sesuatu dengan orang yang kalian taksir. Misalnya biasakan ngelike status, retweet, komentar, reply, chatting, DM, BBM, SMS, dll. Dijamin orang yang kalian taksir bakalan muntah karena bosan yang muncul cuma nama kalian terus.

Ya sebenarnya ini teori ngawur dari saya. Saya juga belum bisa mempraktekkannya kalau masalah taksir-menaksir karena saya memang jarang naksir orang. Kalau ditaksir sih kayaknya sering. Kayaknya.

Oke, berhubung ini cuma teori dari sebuah lamunan di jalan raya, maka saya sangat berterimakasih jika kalian ada yang mau praktek. Kalau berhasil saya ucapkan “Selamat!”. Kalau gagal saya ucapkan “Anda belum beruntung.”

Kalian mau baca sampai sini saya sangat senang karena kata teman saya tulisan saya ngawur semua dan tidak terstruktur.

Thank you!

Salam Ngalamun Anti Galau Republik Indonesia! Melamunlah! Melamunlah!

Gambar Gravatar
Cinta Damai adalah website hiburan dan motivasi dalam kehidupan. Jangan lupa bahagia dan jangan panik mari piknik.