The Power of Ngalamun

Posted on

Ngalamun atau orang sering bilang melamun ternyata mempunyai kekuatan tersendiri. Dan tanpa disadari saya ternyata juga seorang pelamun professional. Kok bisa? Makanya baca tulisan ini sampai selesai dengan cara saksama dan dalam tempo yang selambat-lambatnya.

Nah, kenapa kok ngalamun punya kekuatan? Saya juga nggak tahu. Tapi yang jelas ada beberapa keunggulan dibanding pekerjaan lain. Apa itu? Simak point-point berikut ini.

Mantan gue masih napas gak ya?

1. Ngalamun itu tidak perlu biaya.

Siapa sih yang nggak suka gratisan? Apalagi sudah watak orang Indonesia yaitu suka yang gratis-gratis. Untungnya ngalamun itu gratis. Gratis artinya bisa dilakukan oleh kalangan manapun. Termasuk kalang menengah kebawah belok kanan dikit.

2. Ngalamun itu tidak perlu alat elektronik.

Nggak perlu punya laptop, tablet, smartphone, maupun stupidphone. Nggak perlu punya Macbook, iPad, iPhone, atau barang mahal lainnya. Yang penting masih punya otak dan pikiran. Asal masih waras aja.

3. Ngalamun itu tidak perlu pulsa.

Ada yang pernah, lagi ada masalah penting tiba-tiba kehabisan pulsa? Trus keluar nyari pulsa nggak ada yang buka karena masih jam 2 pagi? Trus pulang-pulang malah dikirain maling? Untungnya, kalian tidak perlu mengalami kejadian tadi kalau mau melamun.

4. Ngalamun itu tidak perlu sinyal.

Ada yang bilang kalau bisnis internet itu bisa dilakukan di mana saja. Iya kalau ada sinyal. Kalau sinyalnya nggak ada? Berbeda dengan melamun. Melamun tidak membutuhkan sinyal. Nggak perlu naik pohon kelapa buat nyari sinyal.

5. Ngalamun itu tidak perlu bensin.

Ini mirip pulsa, tapi lebih hebat lagi akibatnya. Kehabisan bensin kita harus dorong. Belum kalau tidak ada penjual bensin. Belum kalau bensinnya naik. Trus ada demo. Trus sidang paripurna ribut. Trus mahasiswa dipukuli. Trus penimbun bensin ditangkap dan dipenjara. Kacau, benar-benar kacau.

6. Silakan tambah sendiri.

Saya mau tambahin nanti artikelnya malah kepanjangan. Kalau kepanjangan kalian bakalan langsung scroll kebawah dan nggak dibaca tulisannya. Jadi, kalau mau lagi silakan tulis aja di bagian komentar.

Sebagai seorang jomblo bahagia, saya yang juga pengangguran ini pun sering ngalamun. Tapi sebagai seorang pemuda masa depan, lamunan saya tidak boleh sembarangan. Lamunan itu harus berkualitas dan bermanfaat.

Bagaimana caranya ngalamun yang berkualitas? Tentu saja kita harus mencari bahan lamunan yang berkualitas. Jangan ngelamunin mantan, nanti malah galau. Jangan juga ngelamunin gebetan yang jadian sama temen sendiri. Tentu saja kalian lebih tau mana bahan lamunan yang tepat buat kalian.

Mas, boleh tanya nggak? Boleh. Mau tanya apa? Kan kalau kebanyakan ngalamun nggak baik? Ya iyalah. Apa-apa kalau kebanyakan nggak baik. Kebanyakan makan juga nggak baik kan? Mau tanya apa lagi?

Ngalamun kan buang-buang waktu? Betul sekali. Sangat buang-buang waktu. Kalau lamunannya tidak berkualitas. Tapi percuma juga kalau lamunannya berkualitas kalau habis itu dilupakan. Biar bermanfaat, lamunannya ditulis. Tulisan di blog ini kebanyakan juga hasil lamunan. Bermanfaat nggak?

Melamunlah sebelum melamun itu dilarang.

Salam Ngalamun Anti Galau Republik Indonesia! Melamunlah! Melamunlah!

Gambar Gravatar
Cinta Damai adalah website hiburan dan motivasi dalam kehidupan. Jangan lupa bahagia dan jangan panik mari piknik.