Cerita Motivasi: Raja Dan 3 Pembantunya

Posted on

Tidak ada badai tidak ada suara cetar. Tidak ada badak tidak bagus. Tidak ada pesta meminum minuman lunak. Tapi sang raja memerintahkan 3 pembantu setianya hal yang diluar kebiasaan. Sang raja mengumpulkan 3 pembantunya dan membagikan mereka satu orang satu karung.

raja dan 3 pembantunya

“Sebelumnya mohon maaf apabila perintah saya kali ini agak konyol.” kata sang raja memulai.
“Bukannya memang perintah raja sering konyol?” sahut salah satu pembantunya.
“Apa kamu bilang?” tanya sang raja.
“Emm, tidak tuan. Harga obat cacing turun.” jawab pembantu tadi.
“Baiklah kalau begitu. Saya pesen 1 karung. Sekalian buat jaga-jaga.” kata sang raja.
“Baik tuan.” kata pembantunya.
“Kita kembali ke perintah saya kali ini.” kata sang raja.
“Baik tuan.” kata pembantunya.
“Tolong isi karung yang kalian bawa dengan buah-buahan dari kebun kerajaan.” kata sang raja memerintah.
“Baik tuan.” kata pembantunya.

Ketiga pembantu raja mulai masuk ke kebun-kebun kerajaan yang berhektar-hektar. Untuk pergi dari satu kebun ke kebun yang lainnya, mereka membutuhkan ojeg unta yang waktu itu belum ngetren. Setiap pembantu memulai mengisi karungnya.

Pembantu pertama mengisi dengan buah-buahan dari pohon pilihan. Dia juga memilih buah yang matang dan segar. Setiap buah yang dimasukkan adalah buah yang terbaik. Dia memberikan yang terbaik untuk sang raja.

Pembantu kedua agak males. Dia hanya asal memasukkan buah. Mau mentah, busuk, atau yang lain dia masukkan. Yang penting buah, begitu dalam benaknya. Toh sang raja hanya bilang buah-buahan, tidak bilang harus buah yang segar.

Pembantu ketiga lebih parah malesnya. Dia malah hanya memasukkan daun-daun yang dapat diraihnya dari bawah. Yang penting karungnya isi. Sang raja tidak mungkin sempat memeriksanya, begitu pikirnya.

buah apel di pohon

Begitulah ketiga pembantu raja. Hingga akhirnya sang raja memanggil mereka kembali. Sang raja memerintahkan pembantunya untuk menunjukkan karung masing-masing.

“Terimakasih sudah melaksakan perintah saya.” kata sang raja.
“Siap tuan.” jawab pembantu kompak.
“Sebagai ucapan terimakasih, silakan habiskan isi karung kalian di depan saya.” perintah sang raja.

Pembantu pertama merasa senang sekali. Dia telah memberikan yang terbaik. Dia yakin apa yang diusahakannya pasti akan kembali pada dirinya. Jika dia memberikan yang terbaik, maka dia akan mendapatkan yang terbaik.

Pembantu kedua merasa agak kecewa. Pembantu ketiga tidak merasa kecewa tapi merasa bodoh. Isi karung pembantu ketiga hanya daun yang asal-asalan dia petik. Pembantu ketiga diperhatikan oleh sang raja.

“Bagi yang tidak mau memakan isi karungnya, saya punya gantinya.” kata sang raja melihat pembantu ketiga.
“Apa tuan gantinya?” tanya pembantu ketiga dengan semangat.
“Habiskan pesenan obat cacing satu karung.” jawab raja tegas.

Salam Semangat Anti Galau Republik Indonesia!

Gambar Gravatar
Cinta Damai adalah website hiburan dan motivasi dalam kehidupan. Jangan lupa bahagia dan jangan panik mari piknik.