Pak Tua Dan Kudanya

Posted on

Kembali lagi saya membawakan sebuah cerita motivasi. Kali ini saya akan bercerita tentang seorang Pak Tua dengan kudanya. Ceritanya ada seorang Pak Tua yang mengendarai kuda dan terperosok ke dalam sumur kering.

Pak Tua dan Kudanya

Untuk memudahkan kita namai Pak Tua tadi Rhoma aja (nggak pake Irama). Dan kita namai kudanya dengan nama Ridho, ah jangan Steven saja. Tapi kayaknya Steven terlalu keren. Kita namai Aceng saja. Okesip. Maaf alay dikit.

Lanjut ke cerita. Meski ceritanya sial, Rhoma cukup beruntung karena bisa keluar dari sumur kering tadi. Tapi Rhoma kebingungan, bagaimana caranya dia bisa mengeluarkan Aceng dari dalam sumur kering tadi.

Rhoma pun mencari-cari tali di sekitar wilayah tadi. Karena wilayahnya di hutan, Rhoma kesulitan. Rhoma kembali ke sumurnya dan teringat kalau ternyata membawa tali sendiri. Rhoma turun ke sumur dan mengikat Aceng.

Rhoma menarik Aceng dengan sangat kuat sampai ngos-ngosan. Kekuatannya sudah melemah karena tua, Aceng tidak bisa ditarik sampai atas. Aceng juga terlihat tersiksa. Rhoma akhirnya melepas tali yang terikat di tubuh Aceng dan kembali berpikir.

Akhirnya Rhoma mencari kayu yang panjang. Dia berharap bisa mengungkit Aceng dengan kayu. Dia pun mendapat sebilah bambu. Dia turunkan dan mencoba mengungkit Aceng. Dia berusaha sekuat tenaga tapi tak berhasil.

Akhirnya Rhoma kelelahan sendiri. Rhoma kembali melihat Aceng. Kuda kesayangannya itu tampaknya kelaparan. Rhoma tidak tega jika membiarkannya mati kelaparan dan kehausan. Rhoma tidak tega kudanya mati perlahan-lahan. Rhoma berniat mengubur Aceng hidup-hidup.

Rhoma juga tidak tega melihat Aceng ditimbun hidup-hidup. Dia pun membelakangi Aceng sambil melemparkan tanah ke dalam sumur. Rhoma terus berusaha. Sampai akhirnya Rhoma mendengar suara Aceng dibelakangnya. Rhoma berbalik badan dan terkejut.

Ternyata Aceng tidak pasrah. Aceng selalu menggerakkan badannya dan tanah yang dilemparkan terjatuh. Semakin dilempari tanah, ternyata semakin dangkal sumurnya. Terus begitu sampai akhirnya Aceng bisa keluar dengan selamat.

Begitulah ceritanya. Apa hikmah dibalik cerita ini? Lumayan banyak. Salah satunya adalah bahwa apapun usaha kita, apabila kita terus berusaha akan membuahkan hasil. Intinya jangan hanya berdiam diri saja. Terus bergerak! Terus beraksi!

Salam Semangat Anti Galau Republik Indonesia!

Gambar Gravatar
Cinta Damai adalah website hiburan dan motivasi dalam kehidupan. Jangan lupa bahagia dan jangan panik mari piknik.