Pentingnya Mitigasi Risiko Perusahaan Bersama Broker Asuransi yang Tepat

Posted on

Manajemen risiko merupakan salah satu hal penting yang harus dijalankan didalam sebuah organisasi atau perusahaan untuk mencegah terjadinya risiko yang akan menimbulkan kerugian dan/atau kerusakan serta berdampak pada jalannya bisnis. Melakukan proses manajemen risiko yang tepat sangat berguna bagi perusahaan dalam mempersiapkan cara dan meminimalisir risiko yang yang dihadapi.

Asuransi
Asuransi

Dalam praktiknya, manajemen risiko dapat dilakukan melalui berbagai langkah dimulai dari identifikasi, penilaian, mitigasi, monitoring sampai evaluasi. Yang dilakukan oleh manajemen perusahaan biasanya adalah menjalankan strategi mitigasi risiko. Nah, mengapa perusahaan perlu melakukan mitigasi risiko?

Manfaat Mitigasi Risiko

Mitigasi Risiko adalah suatu kegiatan untuk menentukan pencegahan atau solusi pada saat kejadian risiko terjadi guna memperkecil eksposur risiko. Melakukan mitigasi risiko memberikan manfaat yang besar bagi perusahaan kalian. Karena, dengan proses mitigasi risiko yang baik, pihak perusahaan dapat mengetahui apa saja risiko yang akan dihadapi dan dapat memperbaikinya dengan baik dan benar.

Mitigasi risiko sangatlah penting dilakukan di dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Karena dengan tidak adanya mitigasi risiko, maka sebuah perusahaan tidak bisa mengontrol atau mencegah terjadinya risiko yang akan menimbulkan kerusakan / kerugian dan untuk mengurangi probabilitas atau dampak risiko, baik dampak keuangan maupun fisik.

Langkah Mitigasi Risiko

Untuk meminimalisir risiko, ada beberapa langkah mitigasi yang bisa perusahaan kalian lakukan. Berikut beberapa langkah tersebut :

  1. Risk Identification

Langkah pertama yang perlu dilakukan perusahaan adalah risk identification. Proses ini bertujuan untuk mengetahui kondisi yang tengah dihadapi perusahaan dan risiko apa saja yang berpotensi dihadapi perusahaan. Dengan melakukan identifikasi risiko, perusahaan bisa melakukan proses selanjutnya dengan lebih mudah.

  1. Risk Assesment

Setelah mengidentifikasi risiko, proses mitigasi risiko berikutnya adalah risk assesment. Perusahaan perlu meninjau seberapa besar potensi risiko yang akan dihadapi perusahaan. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui risiko mana sajakah yang paling berpotensi mengganggu perusahaan dan perlu diantisipasi segera. Sehingga, perusahaan bisa menentukan strategi yang tepat untuk mengantisipasi risiko tersebut.

  1. Risk Response

Langkah mitigasi risiko berikutnya adalah risk response. Proses ini bertujuan untuk mengelola risiko yang akan dihadapi perusahaan. Ada berbagai respon yang bisa diambil perusahaan saat mengelola risiko seperti risk avoidance, risk reduction, risk sharing, dan risk acceptance. Langkah tersebut bisa dilakukan berdasarkan penilaian risiko yang telah dilakukan sebelumnya.

Melakukan Mitigasi Risiko bersama Broker Asuransi

Langkah mitigasi risiko terkadang dirasa terlalu rumit untuk dilakukan perusahaan. Tapi, jangan khawatir karena proses mitigasi risiko bisa dilakukan dengan mudah dan efektif dengan menggunakan perusahaan Pialang atau Broker Asuransi dan Konsultan Manajemen Risiko yang memiliki reputasi baik dan memahami berbagai risiko yang dihadapi perusahaan, contohnya Marsh Indonesia.

Marsh akan merancang solusi manajemen risiko untuk meminimalisir risiko kerugian perusahaan kalian. Kemudian, broker akan menelusuri pasar asuransi di Indonesia untuk mencari Insurer (perusahaan asuransi atau penanggung risiko) yang sesuai dengan kebutuhan klien. Selain itu, nilai tambah yang dapat diberikan dengan menggunakan broker asuransi adalah syarat dan ketentuan produk asuransi yang bisa diperluas, serta layanan konsultasi ketika terjadi klaim. Sudah banyak perusahaan-perusahaan yang dibantu oleh Marsh Indonesia saat terjadinya klaim dengan hasil penyelesaian yang memuaskan.

Gambar Gravatar
Cinta Damai adalah website hiburan dan motivasi dalam kehidupan. Jangan lupa bahagia dan jangan panik mari piknik.