56 Kutipan Bijak Inspiratif Terbaik dari Joko Widodo Presiden Republik Indonesia

Posted on

Seorang pemimpin bisa menginspirasi rakyatnya dengan berbagai hal seperti perbuatan dan perkataan. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) seringkali melakukan kunjungan kerja ke berbagai kegiatan di Indonesia. Nggak jarang dalam kegiatan tersebut pun Jokowi acap kali menyampaikan pernyataan-pernyataan bijak yang menginspirasi masyarakat.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

Pesan-pesan yang menyejukkan pun nggak cuma beliau utarakan selama memimpin negeri, melainkan sejak beliau masih menjabat sebagai Walikota Solo periode 2005-2012 silam. Berikut adalah 56 kutipan terbaik Jokowi sejak dia menjabat Wali Kota Solo, Gubernur DKI sampai Presiden RI.

Untuk jadi maju memang banyak hambatan. Kecewa semenit dua menit boleh, tetapi setelah itu harus bangkit lagi.

Kalau kita tidak pernah turun ke bawah, tidak bersentuhan kulit dengan rakyat, bagaimana kita bisa merasakan keluhan rakyat?

Demokrasi adalah mendengarkan suara rakyat dan melaksanakannya.

Pembajakan yang terus-menerus sudah lama. Pemain besar yang harus diselesaikan, bukan yang jualan di trotoar.

Apakah saya harus cek satu-satu? Berarti enggak usah ada administrator lain dong kalo presiden masih ngecekin satu-satu.

Penyebaran berita bohong dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Jadi ya hati-hati. Entah motifnya ekonomi, motif politik tidak boleh seperti itu.

Agama dan negara harus dapat berjalan beriringan dan saling memperkukuh, bukan untuk saling dipertentangkan.

Bekerja untuk rakyat adalah kampanye yang baik.

Ternyata, semut tidak selalu kalah dengan gajah.

Butuh keberanian: mencabut kumis harimau.

Presiden Joko Widodo di Korea
Presiden Joko Widodo di Korea

Dana yang mengalir semakin besar ke daerah, ke desa, seharusnya bisa membuka lapangan kerja yang lebih luas dan mengentaskan kemiskinan.

Kalau perbatasan tidak dibangun, kita jadi minder. Sekarang tidak boleh minder lagi, kita sudah lebih baik.

Kampanye hitam itu harus kita hilangkan dari proses-proses demokrasi kita.

Setiap regulasi adalah pisau bermata dua, bisa jadi obyek transaksi dan korupsi. Pangkas regulasi yang membebani masyarakat.

Hal yang paling membahagiakan, adalah keluarga. sayangi keluarga apapun perbedaannya.

Jangan berhenti sebelum lelah.

Jangan lagi berburuk sangka terhadap saudara-saudara kita, saling menjelek-jelekkan antarsaudara-saudara kita, saling mencemooh diantara kita sebagai bangsa, berprasangka buruk satu sama lain, saling mencela dan saling memfitnah diantara kita.

Jangan lupakan bahasa ibu.

Kerja keras tidak boleh berhenti.

Kita tidak boleh berhenti bekerja untuk menghadirkan Pancasila.

Menjaga sumberdaya laut menjadi prioritas utama pemerintah agar kekayaan laut Indonesia dapat digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Tak ada kompromi bagi kapal-kapal asing yang datang menjarah ikan-ikan di laut kita: tangkap dan tenggelamkan.

Kutipan Presiden Joko Widodo
Kutipan Presiden Joko Widodo

Perjuangan belum berakhir. Kita semua masih mengemban tugas sejarah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju yang terbebas dari kemiskinan dan menjadi bangsa pemenang.

Yang optimis pasti akan menang.

Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tapi sering ketakutanlah yang membuat jadi sulit. Jadi, jangan mudah menyerah.

Dalam setiap helaan napas diplomasi Indonesia, ada keberpihakan terhadap Palestina.

Hukum jangan sampai bisa diperjualbelikan. Jangan diperdagangkan.

Jangan ada lagi pihak yang memanas-manasi proses pemilihan kepala daerah sehingga timbul keresahan di masyarakat. Yang rugi nanti rakyat sendiri.

Jangan berhenti sebelum lelah.

Jangan sampai kita lupa nikmatnya kerukunan, karena kita selama ini selalu rukun.

Kalau kebenaran itu tidak kita lakukan, ya kita akan ragu-ragu terus. Kenapa takut?

Kebijakan apapun itu, selalu perlu waktu untuk pembelajaran. Tapi arahnya jelas.

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri David Cameron
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri David Cameron

Keindahan alam Raja Ampat yang selalu memanggil-manggil untuk kembali.

Kita harus bekerja keras agar Kartu Indonesia Sehat diterima merata di seluruh Indonesia. Kesehatan itu sangat penting.

Kita harus jaga kerukunan antar umat beragama. Kita adalah saudara, satu bangsa, satu tanah air.

Kita semua sama: kita ingin membawa negara kita, Indonesia ini, ke gerbang kemajuan. Membawa negara berkembang ini menjadi negara maju.

Kita tidak ingin ada penurunan kualitas demokrasi kita.

Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Kita harus sama-sama menjaga KPK. Saya tidak akan membiarkan KPK diperlemah.

Mari gotong royong dan terus fokus bekerja untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi ketimpangan dan menurunkan angka kemiskinan.

Masa depan terbentang di hadapan kita sebagai kesempatan dan tantangan. Kita akan tetap melaju di dunia yang kian cepat berubah.

Menghormati guru, seperti menghormati orang tua sendiri. Itulah nilai-nilai bangsa Indonesia yang harus kita jaga.

Menjadi produsen kelapa sawit terbesar di dunia artinya kita harus menjadi yang terdepan pula dalam pengelolaan.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla

Mulailah sebuah perjalanan dengan tujuan akhir yang jelas.

Otak sebagai sumber pikiran harus slalu terkoneksi dengan hati, hati yang bersih dan pikiran yang jernih akan hasilkan ide-ide besar yang mampu mengubah kehidupan.

Pembangunan infrastruktur adalah masalah pemerataan dan keadilan.

Pemimpin yang terlahirkan hanyalah mitos, sebab kepemimpinan bagi pemimpin sejati bisa diajarkan dan dibentuk.

Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya.

Saya hanyalah semut yang harus melawan gajah yang punya segalanya.

Saya tak mungkin berdiri di sini, tak akan menjadi seorang Presiden, tanpa didikan mereka.

Tanpa infrastruktur, jangan mimpi negara ini bisa bersaing.

Tanpa perdamaian, tidak akan ada kesehjahteraan. Tanpa kesejahteraan, perdamaian tidak akan lestari.

Tidak ada tempat bagi mereka yang tidak mampu bertoleransi di negara kita, Indonesia. Apalagi dengan cara-cara kekerasan.

Tidak akan mungkin menjadi bangsa yang berdaulat di bidang pangan, kalau jumlah bendungan dan saluran irigasi yang mengairi lahan-lahan pertanian kita di seluruh penjuru Tanah Air, sangat terbatas.

Tidak mungkin bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, kalau rumah-rumah rakyat kita di seluruh pelosok nusantara tidak menikmati aliran listrik.

Tidak mungkin kita menjadi negara yang kompetitif ketika biaya logistik kita mahal.

Tidak mungkin kita menjadi Poros Maritim Dunia, kalau kita tidak mempunyai pelabuhan- pelabuhan yang menjadi tempat bersandar kapal-kapal besar yang mengangkut produk-produk kita.

Untuk menjadi negara maju, Indonesia tidak boleh lagi hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam yang dimiliki.

Ada banyak hal yang bisa kalian pelajari dari setiap perkataannya, di mana kalian bisa belajar untuk tegas dan selalu rasional dalam menjalani kehidupan dan tanggung jawab.

Gambar Gravatar
Cinta Damai adalah website hiburan dan motivasi dalam kehidupan. Jangan lupa bahagia dan jangan panik mari piknik.