12 Tips Lengkap Cara Naik Pesawat Biar Nggak Panik Buat Pemula

Posted on

Zaman now, traveling pake pesawat bukan lagi hal yang mustahil. Dengan kehadiran banyak agen travel online yang menawarkan tiket pesawat dengan harga terjangkau, kini setiap orang pun bisa naik pesawat kalo mampu. Bagi beberapa orang, bepergian menggunakan pesawat terbang merupakan hal yang biasa. Tapi, bagi mereka yang belum pernah menjajal moda transportasi ini, menggunakan pesawat terbang adalah suatu hal baru yang bakal menjadi pengalaman yang nggak terlupakan. Maklum, naik pesawat terbang akan sangat berbeda dengan naik kereta atau kapal laut dengan segala prosedur dan peraturan yang diterapkan.

Buat kalian yang pertama kali naik pesawat terbang, mungkin bakal kebingungan. Bagaimana sih tata cara naik si burung besi ini?

Pesawat Terbang
Pesawat Terbang

Jika kalian termasuk orang yang akan bepergian menggunakan pesawat untuk pertama kalinya, maka banyak hal yang harus kalian perhatikan agar tidak rugi atau mengalami situasi yang tidak diinginkan. Pengalaman pertama ini akan membuat kalian memikirkan banyak hal, mulai dari prosedur pemesanan tiket, barang bawaan yang bisa masuk kabin pun perlu kalian ketahui aturannya, apa saja yang dibutuhkan saat check-in di bandara, bagaimana cara menitipkan bagasi, di mana harus menunggu pesawat, apa yang harus dilakukan di atas pesawat hingga tiba di bandara tujuan, dan lain sebagainya.

Nah, karena itu kalian harus baca panduan lengkap, tips singkat, dan langkah-langkah cara naik pesawat dengan benar sesuai dengan prosedur. Untungnya telah ada rangkuman segala informasi penting yang kalian butuhkan dalam satu tempat di sini, disimak ya.

Semoga bisa bermanfaat untuk traveler yang baru pertama kali naik pesawat. Selamat tinggal rasa takut dan khawatir berlebihan!

1. Cari Tiket Jauh Hari Agar Mendapat Harga Murah dan Jangan Lupa Periksa Identitas

Tiket Pesawat
Tiket Pesawat

Kalian bisa mendapatkan tiket pesawat dari banyak tempat dengan berbagai cara. Kalian bisa memesannya melalui agen travel, website resmi maskapai penerbangan maupun dari berbagai situs atau aplikasi perjalanan. Sesuaikan jam keberangkatan dengan situasi dan kondisi. Sebaiknya kalian melakukan pembelian tiket jauh-jauh hari sebelum hari keberangkatan, agar kalian bisa survei harga termurah dengan maskapai yang terpercaya. Kalian bisa mengunduh berbagai aplikasi yang terdapat banyak promo menarik yang tersedia. Meski harga tiket yang dibeli secara online biasanya belum termasuk pajak sebesar 10 persen.

Selain pembelian tiket secara online, kalian juga bisa melakukan pembelian tiket secara langsung di biro perjalanan terdekat. Tapi tiket pesawat berbentuk kertas rentan hilang atau terselip, dan jika itu terjadi, kalian akan mengalami kesulitan menjelang keberangkatan. Dengan aplikasi tertentu, tiket kalian nggak perlu dicetak karena sudah berupa e-tiket yang tersimpan di aplikasi dan tinggal ditunjukkan saat check-in.

Untuk pembelian tiket online lainnya bisa berbeda, setelah selesai mengisi formulir pemesanan, tiket akan dikirimkan ke email berikut kode booking-nya, gunakan kode ini untuk mencetak boarding pass (tiket pesawat) saat kalian check-in di bandara. Kemudian hal pertama yang wajib kalian lakukan adalah mengecek kembali tiket pesawat yang telah dibeli. Perhatikan kembali identitas yang tertera di tiket tersebut. Sesuaikan dengan nama kalian serta jam keberangkatan yang sesuai dengan pilihan.

2. Cari Tahu Kebijakan Setiap Maskapai Mengenai Bagasi dalam Pesawat

Tas dan Koper
Tas dan Koper

Biasakan membawa paling banyak dua tas. Tas kecil untuk menjaga dompet, ponsel, dan barang berharga lainnya. Satu tas yang lain untuk meletakkan pakaian dan barang lainnya. Namun jika keadaan mengharuskan untuk membawa barang bawaan yang cukup banyak, maka kalian perlu memastikan agar nggak melebihi kuota kilogram bagasi. Berita baiknya, terkadang beberapa maskapai memberikan layanan bagasi gratis untuk tiket penerbangan tertentu. Biasanya, kuota bagasi yang disediakan sebesar 15-20 kilogram, lebih dari itu maka akan dikenai biaya tambahan.

Setiap maskapai memiliki kebijakan limit bagasi gratis masing-masing yang ditawarkan. Kalian harus memperkirakan berat barang bawaan sesuai limit maskapai penerbangan tersebut. Hal ini penting diketahui agar bisa menghindar dari kewajiban membayar ekstra akibat bagasi berlebih. Jika barang bawaan kalian melebihi limit, maka kalian akan dikenakan biaya lebih untuk setiap kilogramnya.

Untuk penerbangan domestik (ke dalam negeri) kelas ekonomi, maskapai biasanya menyediakan bagasi antara 10 kg sampai 30 kg. Untuk penerbangan domestik kelas bisnis, maskapai biasanya menyediakan bagasi antara 20 kg sampai 40 kg. Untuk penerbangan domestik kelas eksekutif, maskapai biasanya menyediakan bagasi antara 20 kg sampai 50 kg.

Untuk penerbangan internasional (ke luar negeri) kelas ekonomi, maskapai biasanya menyediakan bagasi antara 20 kg sampai 46 kg. Untuk penerbangan internasional kelas bisnis, maskapai biasanya menyediakan bagasi antara 30 kg sampai 64 kg. Untuk penerbangan internasional kelas eksekutif, maskapai biasanya menyediakan bagasi antara 40 kg sampai 64 kg.

Sebenarnya, ada cara lebih praktis untuk mengetahui batas bagasi gratis setiap maskapai. Untuk situs atau aplikasi perjalanan tertentu, pada halaman hasil pencarian, pilih salah satu penerbangan yang kalian inginkan, geser kotaknya ke kiri sampai muncul keterangan “Details” di ujung kanan, lalu klik keterangan tersebut untuk melihat detail penerbangan. Di sana tertera informasi harga, nomor penerbangan, bandara asal dan tujuan, juga batas bagasi gratis yang diperbolehkan.

3. Pelajari Tempat Parkir dan Jangan Sampai Salah Terminal

Terminal Bandara
Terminal Bandara

Mempelajari tempat parkir di bandara adalah hal yang paling disarankan karena kalian nggak perlu lagi merasa gelisah bagaimana datang dan pergi dari bandara. Pastikan pula kalian membawa penutup mobil agar mobil terhindar dari panas ataupun hujan. Kalian pun merasa lebih tenang untuk meninggalkannya, terkecuali jika kalian tinggal dekat dengan area transportasi publik atau berniat untuk naik taksi dan nggak membawa kendaraan pribadi.

Cek kembali tiket pesawat yang telah kalian beli. Perhatikan bandara mana dan terminal berapa yang harus kalian datangi. Jangan sampai salah terminal ya! Perhatikan kembali tiket pesawat yang telah dibeli. Perlu diperhatikan tentang bandara serta terminal yang harus didatangi. Informasi mengenai terminal keberangkatan kalian bisa dilihat di e-tiket yang telah terbit. Untuk bandara kecil yang hanya memiliki satu terminal keberangkatan dan kedatangan, kalian memang nggak perlu khawatir. Hal ini berbeda jika kalian harus berangkat dari bandara yang memiliki banyak terminal.

Contohnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang memiliki tiga terminal. Meski demikian, tiap terminal di sini dipecah lagi menjadi beberapa sub bagian menurut jenis penerbangan dan maskapai, yaitu Terminal 1A, 1B, 1C (penerbangan domestik), 2D, 2E (penerbangan internasional), 2F (penerbangan domestik Garuda Indonesia), dan 3G (penerbangan domestik dan internasional AirAsia, serta beberapa rute penerbangan milik Lion Air).

4. Datang Lebih Awal 1 atau 2 Jam Sebelum Boarding

Tepat Waktu
Tepat Waktu

Perhatikan jam boarding pesawat kalian. Biasanya 30 menit sebelum jam keberangkatan. Datanglah satu atau dua jam sebelum jam tersebut. Ada beberapa hal yang harus kalian urus dan membutuhkan waktu yang cukup banyak. Kalian membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan diri dan segala keperluan saat berada di masa tunggu tersebut.

Jangan sampai datang mepet waktu, karena jika terlambat tidak ada ceritanya pesawat yang bakal kalian tumpangi menunggu kedatangan kalian. Jika kalian datang mepet, maka bisa jadi kalian ketinggalan pesawat. Nggak mau kan? Jadi, biasakan datang ke bandara dua jam sebelum waktu keberangkatan yang tertera dalam tiket pesawat kamu.

Jangan takut kalian bakal bosan karena menunggu terlalu lama. Naik pesawat tidak seperti naik bus yang hanya duduk manis saat datang ke terminal. Banyak hal yang harus ditempuh saat kalian datang di bandara, mulai dari pemeriksaan keamanan, check in, sampai berjalan ke ruang boarding yang lumayan memakan waktu. Bahkan mencari terminal keberangkatan sesuai nama maskapai pun bisa butuh waktu untuk yang baru pertama ke sana. Jangan sampai datang saat pesawat akan take off apalagi terlambat, maka tiket pesawat kalian akan dinyatakan hangus.

5. Ketahui Berbagai Barang yang Dilarang Agar Lolos Saat Pemeriksaan Keamanan

Pemeriksaan Keamanan Barang
Pemeriksaan Keamanan Barang

Di bandara biasanya dilakukan pemeriksaan keamanan hingga dua kali. Saat masuk ke bandara untuk check in, kalian bakal melewati metal detector dan diminta melepas semua logam dari tubuh kalian, mulai dari arloji, ponsel, dan sebagainya. Jangan sampai nekat membawa barang yang tidak dianjurkan pihak bandara karena akan sangat merugikan kalian jika harus berhadapan dengan petugas keamanan bandara.

Kalian perlu tahu bahwa terdapat barang-barang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam kabin pesawat tapi masih mungkin disimpan di bagasi. Dibawa masuk ke dalam kabin artinya barang tersebut tidak kalian daftarkan sebagai bagasi saat check-in di bandara. Tapi ada pula benda-benda yang memang tak diizinkan masuk ke kabin ataupun bagasi.

Beberapa barang yang tidak boleh masuk kabin antara lain seperti benda tajam, gunting maupun pisau. Korek api ataupun rokok elektronik, sebaiknya diletakkan di bagasi daripada harus sia-sia menyerahkannya secara suka rela kepada petugas bandara. Alat musik jenis apa pun sebenarnya diperbolehkan untuk dibawa asalkan dibungkus dengan rapi dan bisa dimasukkan ke kompartemen bagasi. Semua jenis benda tajam bentuk apa pun, benda mudah meledak, jenis balon apapun, dan sebagian besar jenis bola tiup tertentu nggak boleh masuk ke kabin. Cairan tertentu seperti Liquid, Aerosol, Gel, atau yang biasa disingkat LAG juga dilarang masuk dalam pesawat. Beberapa jenis LAG tertentu diperbolehkan untuk dibawa dengan syarat container nggak melebihi 100 ml atau semua cairan dimasukkan ke plastik transparan yang nggak melebihi 1 liter.

Pemeriksaan keamanan yang kedua adalah ketika masuk ruang tunggu sebelum naik pesawat. Metal detector akan kalian lewati dan di sini fokus pada pemeriksaan benda cair yang kalian bawa. Jangan membawa benda cair melebihi 100 ml ke dalam kabin ya, karena biasanya pihak keamanan bakal mengambil bawaan kalian. Jadi kesimpulannya taati peraturan yang ada di bandara apabila kalian tidak ingin barang bawaan kalian disita petugas keamanan.

Kenapa gitu?

Bukan karena apa, tetapi ini sebenarnya adalah antisipasi untuk teroris yang membuat bom dengan cairan. Karena semua hal tersebut adalah demi keselamatan penerbangan pesawat terbang umumnya dan penumpang pada khususnya. Jadi harap bawa seperlunya saja atau tidak sama sekali membawah bahan cair, logam runcing, dan barang elektronik biasanya mesti dipacking terlebih dahulu itu pun kalau di perbolehkan terbang oleh petugas bandara.

6. Lakukan Check In di Loket Sesuai Maskapai yang Dipilih

Check In Bandara
Check In Bandara

Usai melewati pemeriksaan keamanan pertama, kalian bisa menuju loket untuk melakukan check in. Di loket inilah, kalian mendapatkan boarding pass, serta menyerahkan barang bawaan untuk ditimbang dan masuk ke dalam bagasi. Check in merupakan prosedur resmi dimana pihak maskapai mencatat setiap penumpang yang datang ke dalam data manifes penerbangan. Carilah loket check in sesuai nama maskapai kalian, kemudian antri dengan tertib.

Di sini, kalian akan dimintai tiket atau print out tiket elektronik. Saat check-in di bandara, kalian akan diminta menunjukkan tiket dan kartu identitas yang masih berlaku, bisa KTP, SIM, atau paspor. Untuk tiket yang dibeli lewat aplikasi tertentu, kalian cukup menunjukkan e-tiket yang tersimpan di aplikasi kepada petugas check-in tanpa perlu mencetaknya. Jadi, sebaiknya simpan kartu identitas dan smartphone kalian di tempat yang mudah diraih. Barang yang kalian bawa juga akan ditimbang sebelum masuk bagasi, siap-siap membayar lebih jika ternyata bawaan kalian melebihi kuota. Untuk bagasi, letakkan tas di timbangan yang berada di sebelah petugas. Tas akan dilabeli dan akan mendapatkan bukti nomor tas yang masuk bagasi. Simpan bukti nomor ini baik-baik karena akan berguna ketika akan mengambil tas.

Saat menukar boarding pass, kalian bisa meminta petugas untuk memberikan tempat duduk yang nyaman untuk kalian. Misalnya saja kalian lebih memilih duduk di samping jendela atau di tengah. Jika kalian ada kesempatan untuk memilih kursi, pilihlah kursi dengan bijaksana. Jangan memilih barisan yang kosong, pilihlah barisan yang berisi satu orang sehingga akan menyingkirkan orang yang ingin masuk di barisan dan menempati posisi tengah yang membuat nggak nyaman. Bila perjalanan kalian singkat, duduklah dekat pintu masuk di bagian depan pesawat meskipun penuh karena kalian bisa mempercepat waktu turun dari pesawat 10-15 menit. Jika harus bolak balik ke toilet, kalian sebaiknya memilih tempat duduk dekat lorong.

Boarding pass kalian akan berisi informasi mengenai nomor penerbangan, nomor kursi di pesawat, termasuk nomor gate (pintu) keberangkatan sebagai tanda masuk ke dalam pesawat. Setelahnya, kalian akan diminta membayar airport tax sesuai tarif yang berlaku. Beberapa maskapai tidak memberlakukan sistem ini, karena bayaran tersebut digabung dengan harga tiket saat membelinya. Namun belakangan pihak Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementrian Perhubungan sepakat untuk melebur biaya airport tax ini dengan harga tiket pesawat.

Kalian perlu melewati bagian pemeriksaan imigrasi dulu apabila termasuk keberangkatan luar negeri. Dalam proses imigrasi ini, data paspor kalian akan dicek oleh petugas melalui scan atau lembar data paspor biometrik digesek. Petugas imigrasi akan mencocokkan foto paspor dan wajah kalian, selanjutnya mereka akan memberikan cap stempel keberangkatan pada buku paspor kalian.

7. Cek Gate Keberangkatan dan Tunggulah di Ruang yang Disediakan

Gate Bandara
Gate Bandara

Setelah melewati pemeriksaan yang agak ribet tadi, pastikan kalian menunggu di area gate yang tepat karena nantinya kalian akan masuk ke pesawat hanya melalui pintu ini. Penting untuk diketahui nih! Jangan sampai salah masuk gate! Di boarding pass kalian seharusnya tertera ruang dan gate di mana kalian harus menunggu pesawat dan boarding. Lihatlah gate keberangkatanmu dan tunggulah di ruang yang telah disediakan. Lihat dan ingat juga boarding time dan jam terbang pesawat yang akan kalian naiki. Jangan terlalu jauh dari gate tersebut supaya nggak ketinggalan info penerbangaan, apakah dimajukan, delay, atau bahkan harus pindah gate.

8. Dengarkan dan Perhatikan Pengumuman Mengenai Status Pesawat

Ruang Tunggu Bandara
Ruang Tunggu Bandara

Pastikan lagi mengenai status pesawat yang akan kalian naiki. Selain dengan melihat papan pengumuman, kalian juga wajib mendengarkan setiap pengumuman yang disampaikan oleh customer service. Jika kalian nggak yakin, coba tanyakan ke orang yang ada di sebelah, apakah dia akan naik pesawat yang sama.

Hindari melakukan tindakan cuek seperti melamun atau malah mendengarkan lagu dengan menggunakan earphone, apalagi volumenya cukup besar. Kalian bisa melewatkan pengumuman yang penting mengenai pesawatmu. Status pesawat yang bisa tiba-tiba delay, penundaan, atau pembatalan bisa kapan saja terjadi. Informasi seputar status penerbangan akan selalu disampaikan melalui pengumuman terbuka seperti itu. Maka dari itu, dengarkan setiap pengumuman yang ada. Tapi kalian tetap bisa bersantai sembari menunggu waktu penerbangan tiba.

9. Siapkan KTP dan Boarding Pass Saat Sudah Waktunya Masuk Pesawat

Paspor dan Boarding Pass
Paspor dan Boarding Pass

Setelah menunggu, panggilan pesawat pun tiba. Kalian dan penumpang lainnya yang menunggu di ruang boarding siap-siap mengantri naik ke pesawat. Semua penumpang akan dipanggil dan harus bersiap mengantre secara tertib naik ke pesawat saat waktu naik pesawat telah tiba. Untuk penumpang kelas bisnis atau eksekutif dan penumpang prioritas seperti ibu hamil, orang sakit, dan orang tua yang membawa anak-anak biasanya didahulukan untuk masuk ke dalam.

Sebelum naik pesawat, petugas akan memeriksa boarding pass dan KTP kalian. Siapkan dulu keduanya, agar tidak terburu-buru dan kebingungan mengeluarkannya dari dalam tas berulang kali. Bangun dan bergegaslah mengantri di depan pintu boarding yang telah ditentukan. Setelah mencocokkan nama di kartu identitas dengan di boarding pass, kemudian boarding pass akan disobek oleh petugas. Beberapa diambil petugas, sisanya dapat disimpan. Jangan lupa, potongan-potongan nomor tas bagasi jangan sampai terambil oleh petugas.

Setelah melewati pemeriksaan boarding pass dan identitas diri di pintu boarding, kalian akan menuju pesawat. Jangan lupa mematikan ponsel, masukkan KTP dan boarding pass ke dalam dompet. Sebelum memasuki pesawat, periksa nomor kursi belakang. Jika berada di kursi urutan awal nomor, naiklah dari pintu depan. Sementara nomor tengah sampai akhir (biasanya dari nomor 21), naiklah dari pintu belakang.

10. Cari Tempat Duduk Sesuai Nomor yang Tertera di Boarding Pass

Kursi Duduk Pesawat
Kursi Duduk Pesawat

Lihat boarding pass kalian, ada nomer tempat duduk yang tertera. Carilah tempat duduk kalian sesuai nomor yang tertera di boarding pass tersebut. Jangan salah tempat duduk ya. Jangan pasang sabuk pengaman dahulu apabila pesawat sedang mengisi bahan bakar. Duduklah dengan tenang dan nyaman di dalam pesawat dan lihat petunjuk keselamatan penerbangan yang nantinya akan diperagakan oleh awak kabin sebelum berangkat.

Kalian akan diminta mematikan handphone biar nggak mengganggu sistem navigasi pesawat. Selain itu, kalian akan diminta kenakan sabuk pengaman seperti yang diperintahkan. Satu lagi, perhatikan demo keselamatan penerbangan yang diperagakan oleh awak kabin. Pramugari yang bertugas akan memberikan instruksi keamanan sebelum lepas landas. Perhatikan hal tersebut dan silahkan bertanya jika merasa kurang paham. Kalian boleh menurunkan sandaran bangku dan sebaiknya jangan mengusik orang di sekitar kalian terutama orang yang persis di sebelah kalian. Jangan berjalan di lorong pesawat sebelum tanda sabuk pengaman sudah dimatikan.

11. Perhatikan Saat Take Off (Lepas Landas) dan Saat Landing (Mendarat)

Kencangkan Sabuk Pengaman
Kencangkan Sabuk Pengaman

Untuk mengurangi tekanan telinga saat pesawat take off, makanlah permen atau sering-seringlah menelan ludah. Mungkin awalnya kalian akan merasa kurang nyaman, namun saat pesawat sudah terbang normal, rasanya nggak jauh berbeda dengan naik kereta, kok. Duduklah rileks sambil menikmati pemandangan.

Setiap penerbangan, awak pesawat pasti akan memeragakan instruksi keselamatan di udara. Jika kalian pertama kali naik pesawat dan belum pernah mengetahui hal tersebut sebelumnya, sebaiknya kalian perhatikan para awak pesawat tersebut. Informasi itu penting untuk kalian ketahui, sebagai upaya mengantisipasi hal-hal genting.

Saat mau landing, sekitar 15 menit sebelumnya kalian akan diberi tahu lewat speaker oleh pilot. Jangan kaget, terkadang pesawat berputar-putar dulu di udara sebelum akhirnya landing, penyebab paling umum adalah masalah cuaca buruk atau belum diizinkan oleh pihak bandara untuk turun. Sekali lagi, jangan mengaktifkan alat elektronik apapun sampai pesawat benar-benar berhenti dan kalian memasuki terminal. Lepaslah sabuk pengaman jika pesawat benar-benar berhenti dan tanda sabuk pengaman dimatikan.

Santai dan bahkan bila perlu bergunalah untuk orang lain. Membantu orang mengambil barang di kabin atas mereka, jawab keramahan para pramugari. Tak perlu terburu – buru untuk turun. Biarkan saja orang di depan kalian untuk jalan terlebih dahulu. Mintalah dengan sopan pada orang di depan kalian, kalau kalian memang ingin berjalan lebih dahulu.

Jangan menyalakan handphone sebelum masuk ke gedung bandara. Tak mengherankan lagi bila kalian menemui penumpang lainnya langsung menyalakan handphone mereka sesaat setelah mendarat. Padahal, meskipun pesawat sudah mendarat, sinyal handphone bisa menganggu komunikasi antara pilot dan pihak pengatur lalu lintas udara di bandara. Itulah alasannya awak kabin selalu meminta para penumpang untuk menyalakan handphone-nya begitu tiba di gedung bandara.

12. Jangan Tergesa Meninggalkan Bandara, Ambil Tas di Bagasi, dan Pastikan Nggak Ada yang Ketinggalan

Baggage Claim Bandara
Baggage Claim Bandara

Akhirnya sampai di tujuan. Jangan terlalu senang dan melupakan barang-barang kalian. Jika kalian nggak menitipkan barang saat cek-in di bandara, maka kalian bebas keluar tanpa harus mampir di tempat pengambilan bagasi alias baggage claim. Jika saat cek-in tadi kalian menitipkan barang di bagasi, artinya kalian harus mengambilnya di tempat pengambilan bagasi alias baggage claim. Sebelum masuk ke dalam antrean pengambilan bagasi, cocokkan nomor penerbangan atau kota asal kalian dengan informasi yang tertulis di layar setiap belt agar nggak salah tempat.

Cek kembali nomor bagasi yang diberikan saat check-in berupa stiker berisi nomor yang biasanya ditempelkan ke boarding pass. Jangan lupa hitung kembali jumlah koper atau barang bawaan lain yang kalian titipkan tadi untuk memastikan nggak ada barang yang tertinggal. Setelah mendapatkan barang bawaan, sebelum keluar kalian harus menunjukkan nomor bukti penitipan bagasi ke petugas.

Untuk memudahkan pencarian barang di bagasi, ikatkan pita berwarna mencolok seperti merah atau kuning di tas atau koper kalian. Jika bukan tas yang digunakan, seperti sebuah kotak kardus, maka beri nama dan nomor telepon di kotak kardus. Waspadalah saat kalian berada di area Baggage Claim. Banyak kasus pengrusakan dan kehilangan bagasi. Seperti resleting tas penumpang yang dirobek meskipun telah digembok dan barang berharganya hilang.

Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar menghindari kehilangan dan kerusakan barang di bagasi saat traveling menggunakan pesawat. Utamanya jangan pernah menyimpan barang berharga di dalam bagasi pesawat kecuali dibawa ke dalam kabin pesawat. Ada juga petugas bagasi yang melempar bagasi dan kardus penumpang tanpa hati-hati. Padahal yang dilempar itu adalah barang fragile yang berisi benda-benda yang mudah pecah dan menuntut perlakuan yang lebih hati-hati. Mintalah stiker bergambar gelas retak dengan warna dasar merah sebelum boarding untuk menghindari hal ini.

Sesudah semua barang di bagasi diambil, cek kembali kondisi barang bawaan baru meninggalkan bandara. Jika ada bagasi yang hilang atau rusak, pergi ke bagian Lost and Found untuk melaporkan kehilangan. Kalau tidak ada masalah, berikan potongan baggage claim tag kepada petugas saat keluar pintu bandara. Meskipun kadang ini juga tidak diminta.

Bahagia di Bandara Tujuan
Bahagia di Bandara Tujuan

Nah, demikian panduan tentang apa saja yang harus diperhatikan saat pertama kali naik pesawat. Satu hal yang tak kalah penting adalah jangan mudah panik atau malu bertanya pada staf bandara saat ada hal yang kalian kurang mengerti. Ingat ada petualangan yang menyenangkan menanti di depan kalian, keep your positive mood termasuk atmosfer positif di sekitar. Yang penting nih, kaliah harus santai dan nggak usah tegang. Selamat berlibur, nikmati penerbangan dan selamat menempuh perjalanan, ya!

Gambar Gravatar
Cinta Damai adalah website hiburan dan motivasi dalam kehidupan. Jangan lupa bahagia dan jangan panik mari piknik.